Lempeng-manis.com || Jenis-jenis jerawat ini berbeda dan berbagai macam. Setelah pembahasan pertama kita mengenal pengertian jerawat, bagaimana jerawat itu bisa terjadi dan cara untuk mengatasi agar jerawat tidak berkembang semakin banyak.
Dahulunya aku cuma tahu dengan jerawat batu. Karena teknologi tidak secanggih seperti sekarang untuk bisa tahu berbagai macam yang namanya jenis-jenis jerawat.
Sebelum kita membahas jenis-jenis jerawat. Aku punya cerita tentang jerawat yang aku dapatkan dari orang zaman dahulu. Jadi aku mempunyai sahabat dari SD satu, dan dari SMA satu. Kasus mereka keduanya itu sama, yaitu mempunyai jerawat yang mana merah dan banyak pada bagian pipi.
Ketika teman SD memutuskan untuk menikah, lambat laun jerawat yang memerah dan pada waktu itu bisa dikatakan banyak, tiba-tiba menghilang. Wait, ini hanya satu kasus ya. Lanjut sahabat SMA juga menikah, doi juga memang wajahnya penuh jerawat, bagian pipi kanan dan kiri, jidat, dagu, pokoknya semuanya penuh.
Beberapa lama tidak berjumpa, wajahnya keduanya menjadi bersih. Jerawat satu pun hilang, dan yeah hanya cuma tersisa bopengnya saja. Tidak ada lagi yang namanya jerawat memerah, jerawat sakit, yang aku lihat hanya sisa dari jerawat itu sendiri.
Tahu apa jawaban dari mereka berdua? Yaps karena menikah.
Wiih, karena si jomblo ini waktu dulu, masih iya-iya aja. Karena mungkin, ini merupakan jerawat hormon. Setelah sudah bergelut dengan dunia teknologi dan pencarian di mesin pencari sudah sangat banyak, ternyata menikah bisa membuat hormon menjadi lebih stabil, juga sirkulasi darah juga menjadi lebih baik.
Ternyata kata-kata orang yang terdahulu, memang benar. Disini aku tekankan, tidak menyarankan teman-temans untuk menikah dengan tujuan agar jerawat bisa hilang, cuma sekedar bercerita tentang pendapat dua orang yang berbeda, dengan permasalahan jenis kulit berjerawat yang sama.
Jenis-Jenis Jerawat :
Jenis-jenis jerawat ini ada berbagai macam, dan pengertian yang berbeda-beda. Awalnya aku juga mengira satu benjolan di bagian wajah itu namanya jerawat. Ternyata berbeda-beda bentuk, berbeda pula dengan jenisnya.
Beberapa jenis-jenis jerawat ini, sebaiknya kalian kenali, karena beda namanya, berbeda pula tindakan yang harus dilakukan.
Jerawat Nodul
Akhirnya, aku tahu kata lain dari jerawat batu yaitu jerawat nodul. Jerawat ini masih satu keluarga dengan jenis jerawat pustula, papula, kistik. Karena masih satu nama yaitu jerawat. Seperti yang kita ketahui jerawat batu ini juga kadang bikin wajah nyeri, tetapi tidak menimbulkan nanah ya. Ternyata jerawat batu itu bisa mengakibatkan bopeng pada wajah. Wah kok bisa? Karena infeksi yang terjadi pada lapisan kulit yang lumayan dalam, alhasil terjadi pembengkakan, dan juga terjadinya peradangan.
Jenis Jerawat Pustula
Jerawat pustula terjadi ketika pada bagian titik yang akan tumbuhnya jerawat terjadi infeksi, atau penyumbatan terhadap pori-pori. Ciri utama jerawat pustula ini, memiliki bagian nanah berair, lebih menonjol, kalau dilihat-lihat rasanya mau pecah serta sisinya mengalami kemerahan.
Biasanya faktor yang mendukung munculnya jerawat pustula ini ialah terlalu berlebihan mengkonsumsi minyak, dan tentunya tidak rajin dalam melakukan perawatan pada wajah
Tidak disarankan untuk memencet atau memecahkan jerawat pustula, karena pada saat itu kondisi jerawat lagi meradang. Apabila dipecahkan takutnya nanah yang keluar, akan mengenai bagian wajah yang lain..
Jerawat Papula
Jika pustula artinya ada cairan nanah, maka jerawat papula merupakan kebalikan dari papula. Jerawat papula tidak mempunyai nanah. Cuma jerawat pada umumnya, bulat, tetap kemerahan, terlihat menonjol tetapi tidak sakit. Umumnya jerawat ini muncul ketika terjadinya perubahan hormon untuk menuju menstruasi.
Biasanya selain ditandai dengan jerawat muncul pada saat menstruasi ditandai dengan perubahan keaadan hati yang mana awalnya baik-baik saja, tiba tiba berubah jadi sedih, emosi dan ingin marah-marah.
Munculnya jerawat papula dikarenakan kebanyakan penumpukan komedo baik yang hitam ataupun komedo yang putih. Nantinya komedo ini akan bercampur dengan minyak pada wajah, apabila dibiarkan begitu saja maka selamat lah sudah, jerawat papula akan bermunculan.
Ketika jerawat papula ini dibiarkan begitu saja, maka besar kemungkinan akan berganti status bukan dari pelajar ke married yaa. Melainkan yang awalnya tidak ada nanah, tiba-tiba nanah itu akan muncul, dibagian tengah.
Jerawat Kistik
Sebenarnya jenis jerawat yang satu ini benar-benar unik, bagaimana kesan pertama kali ketika membaca nama jerawat kistik? Apakah teman-teman penasaran. Jerawat kistik merupakan jerawat yang pada area wajah terjadi pembengkakan dan besarnya sudah diluar rata-rata. Alias sering disebut dengan jerawat bisul. Bukan hanya berwarna merah, tetapi sudah diatas rasa nyeri dan sakit.
Ketika dipegang sedikit saja, rasa sakitnya dari jerawat kistik langsung berasa. Ternyata ketika infeksi pada lapisan kulit wajah masih terjadi, tidak menutup kemungkinan kalau jerawat jenis ini akan terus-menerus membesar.
Biasanya untuk mengatasi jerawat ini, sebaiknya sering rendam kapas atau tisu dengan air hangat, kompres. Tujuanya adalah mematikan kuman yang bersarang didalam lapisan kulit.
Penutup
Jenis-jenis jerawat diatas sebenarnya sering banget kita jumpai, nah dari jenis-jenis jerawat tersebut ternyata kita tetap sering menyebutnya jerawat kan? Heheh tidak apa-apa kok yang penting ketika ada jerawat ini, kalian semuanya sudah tahu cara penanganannya.
Apakah harus dengan krim biasa, atau penangan dari kita sendiri atau harus melakukan tindakan dokter. Nah empat jenis jerawat diatas itu termasuk kedalam jenis jerawat ringan dan juga sedang. Lantas bagaimana ketika jerawat itu sudah dikatakan parah? Serta perlu tindakan dari seorang dokter. Kita bahas di artikel selanjutnya yaa.
Kimi Nara Dekiru Yo – Luph !!!